Pribahasa ala Kaskus

26 Nov
  • Bersatu kita teguh, bertiga kita Charlie’s Angles.
  • Sepandai-pandainya tupai melompat pasti di sate juga.
  • Bagai air di daun talas (Kurang kerjaan banget ngamatin air di dedaunan).
  • Ada gula ada semut. Ada semut disemprot pake Baygon. Ada banyak semut mati.
  • Rajin Mangkal, Kaya.
  • Air tenang jangan disangka tak ada buaya, tapi ada ikan paus lagi tidur siang.
  • Bersatu kita teguh, bercerai kita ke Take Me Out.
  • Rajin pangkal pandai. Hemat pangkal kaya. Yang enak-enak pangkal paha. Yang rame-rame pangkal-an ojek.
  • Ada ubi, ada talas. Ada budi, ada anduk.
  • Uang cucuran masyarakat jatuhnya ke DPR juga.
  • Semut diseberang lautan keliatan, gajah dipelupuk mata kelilipan.
  • Cinta di tolak, dukun beranak.
  • Jauh di mata, dekat di hati, boros di pulsa.
  • Sedikit demi sedikit lama lama BOSAN.
  • Bagai kejatuhan durian runtuh (Baru kali ini ada orang kejatohan durian seneng).
  • Air susu dibalas dengan air kopi item, jadi kopi susu deh.
  • Bersatu kita teguh, bercerai kita masuk infotainment (Moto selebritis).
  • Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Sama-sama berat mending dipaketin aja gan.
  • Air susu dibalas air supply.
  • Sambil menyelam minumnya tetap teh botol Sosro.
  • Sate padang sebelum hujan.
  • Buruk rupa, cermin pun disalahkan.
  • Ringan sama dipikul, berat minta bawain.
  • Single itu prinsip, jomblo itu nasib.
  • Wong ompong nyaring bunyinya.
  • Ke bukit sama mendaki, ke lurah bikin KTP.
  • Nasir sudah menjadi tukang bubur.
  • Dimana ada jalan,disitu banyak mobil.
  • Bagai kacang lupa atomnya.
  • Bagai buah Simalakama, tidak dimakan Ibu mati, dimakan Bapak kimpoi lagi.
  • Setinggi-tingginya Bangau terbang, akhirnya jadi kecap juga.
  • Buruk muka gak masuk majalah.
  • Ada uang ada barang, ga ada uang rampok bank.
  • Jauh di angkot, dekat naik ojek.
  • Air beriak tanda ada yang tenggelam.
  • Lebih baik berputih tulang dari pada putih badan karena panuan.
  • Besar Pasal daripada Tilang.
  • Tua-tua keladi, udah tua jadi biang keladi.
  • Jangan ada janda diantara kita.
  • Air beriak tanda ada yang boker.
  • Tak kenal maka tak sayang, mau kenalan digampar pacar.
  • Ada udang dibalik tepung kentucky.
  • Bagai telur diujung handuk.
  • Bagaikan Jemuran tertiup angin.
  • Malu bertanya, sesat di jalan. Banyak bertanya, dikira wartawan.
  • Anjing menggonggong, maling kulkas berlalu.
  • Habis kumis, cukur dibuang.
  • Malu berak, sesak di jalan.
  • Surga anak ada di telapak kaki Ibu, Surga bapak ada di antara kaki Ibu.
  • Sekali melambai, dua tiga banci mengikuti.

Sumber : KasKus

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: